Melalui Diklat dan Sertifikasi Guru Al Qur’an, Berau Komitmen Lahirkan Generasi Madani

img

Seluruh peserta Diklat dan Sertifikasi Guru Al Qur’an bersama Sekkab Berau M Said melakukan sesuai foto bersama usai kegiatan.

 

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya memberikan pendidikan akhlak secara mendalam dan seluas luasnya kepada seluruh masyarakat. Ini telah menjadi salah satu cita-cita Pemerintah Daerah dalam melahirkan generasi Berau madani.

 

Untuk itu mewujudkan komitmen tersebut, Pemkab Berau secara khusus berkolaborasi dengan Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bumi Batiwakkal menggelar Pendidikan Diklat dan Sertifikasi Guru Al Qur’an bagi bagi Ustaz dan Ustazah Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) se-Kabupaten Berau, Sabtu (16/11/2024) .

 

Kegiatan yang digelar di Kantor Bupati Berau, Ruang Rapat Sangalaki Jalan Apt Pranoto, Tanjung Redeb itu diikuti 200 peserta dari 13 Kecamatan. Dalam pendidikan dan pelatihan ini menghadirkan pembicara dari LPTQ AMM Yogyakarta, yakni Ust Roihan, Ust Muhammad Burhanuddin, Ust Tartusi, Ust Iwan Rustiawan, Ust Muhammad Mujib.

 

Dalam penjelasannya Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan, apresiasi kepada jajaran DPD BKPRMI Kabupaten Berau serta seluruh Ustaz Ustazah yang terhimpun di dalamnya. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Narasumber, dari Angkatan Muda Masjid dan Musala (AMM) Yogyakarta, yang telah berkenan hadir untuk berbagi ilmunya.

 

“Menyadari pendidikan akhlak memiliki arti penting dalam menumbuhkembangkan generasi Qurani, sebagai generasi penerus yang diharapkan dapat membumikan Al Qur’an, mewujudkan masyarakat Berau madani. Saya merasa bangga atas komitmen dan dedikasi yang Ustaz Ustazah berikan selama ini demi mendidik para penjaga kemurnian Alquran di Bumi Batiwakkal yang kita banggakan. Insyaallah, segala sesuatu yang saudara-saudara lakukan dicatat sebagai ibadah dan mendapatkan pahala di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala.

 

Lanjut Sekda M Said,  kegiatan yang bertujuan menambah pengetahuan Ustadz Ustadzah binaan BKPRMI dalam mempelajari Al Qur’an.  Diharapkan dari ilmu yang didapatkan bisa diterapkan dalam pembelajaran santri di TPA dan menambah semangat santri dalam belajar Al Qur’an.  Karena menggunakan metode belajar yang menyenangkan.

 

“Saatnya memotivasi generasi muda Berau agar tertarik memperdalam memperlajari Al Qur’an ,” ujar Said.

 

Sementara itu, Ketua Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Berau, Abdurrahman U mengatakan Kegiatan pelatihan tersebut sanggatlah penting, mengingat ini salah satu metode untuk menambah ilmu dan wawasan bagi para pejuang dalam pendidikan Al Qur’an.

 

Karena ada  sesi ujian yang nantinya bisa menjadi tolak ukur kelayakan Ustaz Ustazah dalam tugasnya sebagai seorang pengajar di Taman Pendidikan Alquran.

"Tentu diklat ini sebagai wujud peningkatan SDM bagi para pendamping yang ada di TPA," ujarnya. (sep/FN/Advertorial)